Kehangatan semakin lengkap dengan sajian khas Idul Fitri yang menggugah selera. Beragam hidangan disajikan untuk para tamu, mulai dari ketupat, opor ayam, rendang, bakso, hingga kuliner khas Bangka Belitung seperti lakso, otak-otak, empek-empek, dan aneka kue kering.
Lebih dari sekadar jamuan, hidangan tersebut menjadi simbol keterbukaan dan kebersamaan bahwa di hari kemenangan ini, semua hadir sebagai satu keluarga besar Bangka Belitung.
Open house ini menjadi cerminan bahwa kepemimpinan bukan hanya hadir dalam kebijakan, tetapi juga dalam sentuhan kemanusiaan mendekat, menyapa, dan merangkul seluruh masyarakat.
Di Hari Raya Idulfitri, Rumah Dinas bukan sekadar simbol jabatan, tetapi menjadi rumah bagi seluruh rakyat. (***)
Sumber: Biro Adpim Setda Babel







