“Polanya tidak jauh berbeda dengan game game yang pernah ditayangkan televisi. Dari tiga peserta setiap tim, satu orang memegang smarphone dan yang lainnya memberikan jawaban terhadap pertanyaan tersebut. Termasuk mencari jawaban kalau bentuk hitungan. Ini mengajarkan peserta berpikir cepat dari hasil kerjasama tiga orang yang berbeda sehingga mendaoat hasil yang lebih baik,” kata Susi yang didampinggi Dodi Reski Irawan, S.Pd., selaku Ketua Panitia Pelaksana.

Lomba seperti ini, kata Dodi Reski Irawan, baru pertama kali diadakan di Bangka Belitung. “Kita di GEC, terus berupaya mengembangkan inovasi pembelajaran dengan tujuan memberikan hal baru yang menarik minat pelajar untuk menerima materi materi pembelajaran sehingga cepat dipahami pelajar. Kita ingin menularkan pola seperti ini ke banyak anak anak dan tidak hanya yang bimbel di GEC,” kata pengajar salah satu SMK di Pangkalpinang yang hobby menulis ini.
Sementara aturan yang diterapkan dalam lomba ini meliputi beberapa babak yaitu penyisihan, semifinal dan final. Pada babak penyisihan seluruh peserta dibagi menjadi tiga kelompok dan akan diambil sebanyak 15 pemenang untuk memasuki babak semifinal. Dan pemenang di semifinal ini berhak masyk final.
Lomba cerdas cermat yang dibuka Penjabat Walikota Pangkalpinang M Unu Ibnudin yang diwakili Juhaini, Asisten Perekonomian Pembangunan Kota Pangkalpinang ini dihadiri Kacabdin Wilayah I Dinas Pendidikan Bangka Belitung Sjamsul Bahri, SH., MAP., Perwakilan Pejabat Pemkab Bangka Tengah, Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Kota Pangkalpinang, owner GEC Agus Sugihartono yang juga Ketua PGRI Bangka Belitung dan para sponsor pendukung lomba yang diwakili Rudi Septadi. (rea)







