“Materi pertama kita tentang aturan dan etika jurnalistik, dilanjutkan dengan pengenalan jurnalistik dasar, lalu standar kompetensi wartawan. Siang nanti materi kita tentang standar kerja jurnalistik, teknis peliputan dan pengenalan batang tubuh berita,” tuturnya.
“Anggap pelatihan ini sebagai kerja nyata, maka seriuslah dan perhatikan betul-betul penjelasan dari pemateri,” imbaunya.
Romlan berpesan setelah selesai dari pelatihan ini, kemudian peserta kembali ke media masing-masing untuk melakukan pekerjaan jurnalistik, anggap kerja itu sebagai latihan.
“Jadi dibalik, ya? Belajar anggap sedang bekerja, dan bekerja anggap sedang belajar. Kenapa? Supaya kalian tidak berhenti belajar, juga tidak malas bekerja. Dengan begitu, semua yang akan kami ajarkan dalam 3 hari ke depan tidak sia-aia,” demikian Romlan menutup arahannya.
Sementara Ketua DPD KNPI Bangka, Adi Putra, menyambut baik pelatihan jurnalistik dasar yang dilaksanakan ini. Ia berharap peserta dapat mengikuti materi secara maksimal.
“Karena sekarang ini banyak sekali oknum yang mengaku-ngaku wartawan, sehingga merusak citra wartawan yang benar-benar melakukan pekerjaannya sebagai wartawan,”ujar Adi Saputra.
“Kami harapkan kawan-kawan mengikuti pelatihan ini secara maksimal,”sambung Adi (*)
Sumber: Games Babel







