“Sasaran kegiatan kita terdiri dari gabungan paguyuban seluruh suku-suku yang ada di provinsi Bangka Belitung. Tujuannya ini untuk menguatkan dan memberikan pemahaman pentingnya menjaga harmonisasi, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di negeri serumpun sebalai,” ujar Sukma.
Haji Hasan Rumata, Sekretaris DPW Muhammdiyah Babel yang juga Sekretaris Majelis Ulama Indonesia Bangka Belitung ini dalam paparannya menyebutkan bahwa kerukunan masyarakat dari berbagai suku di Bangka Belitung ini sudah terjalin dengan baik.

“Ini tidak terlepas dari komunikasi yang baik dan telah berbaurnya seluruh suku dalam satu bingkai kerukunan baik kerukunuan dalam hal agama ataupun kerukunan Masyarakat dari berbagai suku,” kata Haji Hasan Rumata yang juga salah seorang pengurus FPK Babel.
Hal yang sama juga diungkapkan Haji Ja’far Siddik, petinggi Nahdatul Ulama Bangka Belitung yang juga pimpinan Pondok Pesantren Hidayatussalikin Pangkalpinang dan Kabinda Bangka Belitung.
Dalam dialog yang dipandu Jon Tuadi Saragih ini cukup banyak hal yang didiskusikan peserta dengan ketiga narasumber yang keseluruhan untuk penyusunan langkah langkah antisipasi dari riak riak yang bisa menganggu kerukunan dan pembauran yang telah terjaga baik di daerah ini. (rea)








