Adapun terkait pembebasan lahan secara keseluruhan, Andre menyebut prosesnya akan tuntas 100 persen di bulan Oktober 2025 ini sehingga proses konstruksi pun diharapkan dapat berjalan tanpa kendala.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPD Gerindra Sumbar tersebut mengungkapkan, bahwa proyek Flyover Sitinjau Lauik ditargetkan rampung pada akhir tahun 2027 mendatang.
Ia berharap, proyek jalan layang ini dapat menjadi hadiah di Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2027.
Selain itu, ia meyakini dengan kehadiran dan ketepatan penyelesaian proyek Sitinjau Lauik Panorama 1 dapat mengubah wajah Sumatera Barat yang selama ini terkenal lambat dalam hal pembangunan.
Sebagai infromasi, Flyover Sitinjau Lauik direncanakan akan dibangun dalam dua tahap, yaitu Panorama 1 dan Panorama 2 yang pengerjaannya dilakukan secara bertahap.
(Sumber harianhaluan)







