
Usai mendengarkan cemarah yang disampaikan secara kocak dan mengunsang gelak tawa tapi tidak menghilangkan makna dari Peringatan Maulid Nabi ini, tamu dan undangan menikmati suguhan makanan khas Sumatera Barat ‘Lamang Tapai’.
Selain ratusan warga dan tokoh Minangkabau, hadir dalam acara itu Penjabat Walikota Pangkalpinang yang diwakili Asisten Sekda Pangkalpinang Ahmad Subekti. Juga tampak, Hakim Tinggi Pengadilan Agama Bangka Belitung Muarif, SH., Dt Sinaro Alam, Ketua DPW Ikatan Keluarga Minangkabau Bangka Belitung Replianto, Ketua DPD IKM se Bangka Belitung, pengurus Koordinator Wilayah Dearah Asal Perantau Minangkabau di Pangkalpinang dan ratusan Bundo Kanduang.
Ketua PKDP Bangka Belitung Rodi Afriniko dalam sambutannya mengatakan bahwa ‘Festival Malamang’ ini Adalah kali pertama diadakan di Pangkalpinang. “Kita ingin membawa suasana kampung ke perantauan. Karenanya kita menghadirkan pencaramah dari kampung halaman dan makanan khas yang selalu disuguhkan para orangtua di kampuang halaman setiap kali memperingati Maulid Nabi Muhammad,” kata owner Sate Sutan Mudo ini.
Menurut Rodi, kegiatan yang juga bertujuan untuk meningkatkan hubungan silaturahim warga Minangkabau ini akan diadakan setiap tahunnya. “Makan Bajamba Adalah juga tradisi yang melekat pada kehidupan warga di Padang Pariaman. Hal ini mengandung filosori kedekatan seluruh warga Minangkabau dengan menikmati makanan,” katanya. (*)








