“Tumpahan banjir memicu banjir besar yang menyebar di sejumlah kawasan yang berada di kaki Gunung Marapi, malahan aliran sungai (batang air) di Simpang Bukik, Jorong Kubang Duo melimpah ke badan jalan serta rumah penduduk,” terangnya.
Dari waktu peristiwa hingga saat ini, pihak terkait mulai dari personil TNI, Polri, Tim Sar, Basarnas Sumbar, PMI Agam, Tagana Bukittinggi, Tagana Agam, ORARI Bukittinggi-Agam, relawan Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa Sumbar, serta dibantu Kelompok Siaga Bendana (KSB) se-Kecamatan Canduang dan KSB se-Kecamatan Banuhampu bergerak cepat ke lokasi kejadian.
Diberitakan sebelumnya, Jumat (5/4) sekira pukul 16.30 WIB menjelang berbuka puasa, banjir bandang lahar dingin diketahui bersumber dari aliran kawah Gunung Marapi, menerjang wilayah Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam.
Akibatnya, sekitar delapan orang telah dilarikan ke rumah sakit akibat banjir yang diduga terjadi akibat curah hujan tinggi di kawasan Gunung Marapi yang tengah erupsi. Serta ratusan rumah warga terkena terjangan banjir lahar dingin.
Material banjir pun memasuki bagian dalam rumah warga, hingga tumpah ke ruas jalan lintas Padang Panjang menuju Bukitinggi. (*)
Sumber hariansinggalang







