UBB Otak Bangka Belitung
Sementara itu, Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat pada Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kemdiktisaintek RI, Prof. Apt. I Ketut Adnyana, M.Si., PhD., dalam orasi ilmiahnya berjudul “Universitas Sebagai Kawasan Pertumbuhan Sumber Daya Insani, Sains dan Teknologi Serta ekonomi”, menyebutkan UBB adalah otaknya Bangka Belitung.
“Kampus menjadi otaknya kenapa, Khusus di Bangka Belitung Warisan Sumber Daya Alam yang demikian kaya rayanya tidak akan menjadi apa-apa, tidak akan bermakna apapun kalau sumber daya insani tidak terdidik dengan baik,” kata I Ketut Adnyana.
Kampus, katanya, merupakan pusat kawasan pertumbuhan sumber daya insani, sains dan teknologi, sehingga dengan keberadaannya UBB harus menjalankan peranannya dalam membangun generasi yang profesional dan kemajuan daerah.
Dalam memperkenalkan budaya yang ada di Bangka Belitung, setelah rangkaian acara Dies Natalis dilakukan kegiatan “ngangung” untuk menikmati hidangan di Hall Gedung Perkuliahan dan Laboratorium Kesehatan Terpadu.
Peringatan Dies Natalis ke 19 ini dihadiri seluruh unsur pimpina Forkopimda termasuk gubernur terpilih, para pimpinan perwakilan lembaga pemerintahan dan perbankan serta kalangan pendidikan serta Pemerintahan Besa Balun Ijuk. (repli)







