Maruli mengatakan, kenaikan pangkat ini merupakan bentuk apresiasi negara atas prestasi dan dedikasi para pati kepada institusi TNI AD, bangsa, dan negara. KSAD juga berpesan dalam amanatnya, agar para pati yang naik pangkat dapat menjadi panutan dan inspirasi dalam organisasi yang mereka pimpin.
“Kita curahkan pemikiran kita untuk kemajuan TNI dan TNI AD. Curahkan pemikiran kita untuk melayani pasukan kita, berkontribusi terhadap anggota kita, (terutama) yang bertugas di ujung-ujung negeri ini. Sehingga mereka merasakan keberadaan kita, sekecil apa pun bentuk kegiatannya, merupakan amal ibadah bagi kita,“ kata Wakasad kepada para pati yang naik pangkat, dikutip dari siaran pers Dispenad, Kamis (16/5/2024).
Tercatat, ada tujuh pati berpangkat Mayjen TNI (bintang dua) dan 39 pati berpangkat Brigjen TNI (bintang satu) yang melaporkan kenaikan pangkatnya kepada Wakasad. Sebagian di antaranya, 28 pati,bertugas di dalam struktur TNI AD. Sementara 18 pati lainnya berdinas di luar struktur TNI AD. (repli)







