“Pangkalpinang membutuhkan lebih banyak perempuan yang berani mengambil peran, meningkatkan kapasitas diri, dan hadir sebagai solusi. Semangat Kartini harus diwujudkan dalam kerja nyata, bukan hanya perayaan tahunan,” tegasnya.
Pemerintah Kota Pangkalpinang sendiri terus berkomitmen memperkuat kesetaraan gender melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, perluasan akses pendidikan dan ekonomi, serta pembukaan ruang partisipasi yang lebih inklusif bagi perempuan.
“Peringatan Hari Kartini tahun ini menjadi refleksi bersama bahwa pembangunan yang berkelanjutan tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat, termasuk perempuan sebagai kekuatan utama dalam keluarga dan komunitas,”jelasnya.
Dengan arah kebijakan tersebut, Dessy optimistis dapat mewujudkan pembangunan yang tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjunjung tinggi keadilan dan keberlanjutan sosial. (*)







