Example floating
Example floating
BANGKA

Desa Bintet Gelar Acara Adat Doa Sekampung

148
×

Desa Bintet Gelar Acara Adat Doa Sekampung

Sebarkan artikel ini

BANGKA (realita.news) — Masyarakat Desa Bintet Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka bakal mengadakan acara adat yaitu “Doa Sekampung”. Acara adat yang nyaris punah rencananya digelar pada 28 Januari 2024 mendatang.

Doa Sekampung itu diisi dengan Saji Buk Idang 5 Dusun, kemudian dilanjutkan dengan Doa Bersama yang juga sering disebut Ketupat Ketupat Lepas. Buk Idang sendiri, istilahnya menyajikan nasi tumpeng khas Bintet sebanyak 5 Dusun yang menyajikan dan akan disantap secara bersama.

Doa Sekampung istilahnya adalah doa pergantian musim, seperti bergantinya musim barat ke musim timur. Yang dimana menurut keyakinan masyarakat pribumi, musim barat adalah musim penghujan atau pancaroba. Serta acara itu sebagai wujud permintaan masyarakat kepada Sang Illahi, untuk memulai hidup di musim yang baru.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Pelaksana sekaligus penggiat seni dari Desa Bintet Abdul Hak, Sabtu (20/01) pagi, saat dijumpai di warkop kopi kito.

“Iya, In syaa Allah tanggal 28 Januari nanti kita ada kegiatan Doa Sekampung. Doa Sekampung ini, sudah lama memang punah dan sudah tidak pernah lagi diadakan. Doa Sekampung ini istilahnya Doa Bersama saat pergantian musim, seperti dari musim barat ke musim penimur istilahnya. Intinya sebagai wujud permintaan kepada Sang Pencipta untuk memulai musim baru,” ungkap pria yang kerap disapa Jahok itu.

Selain acara doa bersama, kata Jahok, sejumlah kegiatan seperti pagelaran seni tradisional juga turut meramaikan acara itu. ” Ada acara pagelaran seni tradisional nanti seperti dambus, pencak silat, saji Buk Idang dan Ketupat Lepas. Dan ada perlombaan tari juga,” ujarnya.

Acara itu nantinya akan dimulai dari jam 08.00 Wib sampai dengan selesai. Sejumlah tamu undangan penting seperti pejabat akan diundang pada kegiatan itu.

Masih kata Jahok, dia berharap acara ini akan berjalan dengan lancar dan menjadi perhatian pemerintah dalam mempertahankan adat dan budaya. “Mudah-mudahan lancar, dan menjadi perhatian pemerintah supaya bisa diadakan berkelanjutan dan menjadi agenda tahunan,” kata dia. (Edho)

Baca Juga:  Babel Provinsi Pertama Gelar Jambore Kader PKK Tahun 2024