Kerusakan rumah warga juga cukup besar. Data menunjukkan 796 unit rumah dalam kondisi rusak ringan, 733 unit rusak sedang, dan 885 unit rusak berat.
Bencana ini turut mengganggu fasilitas pelayanan dasar. Tercatat 86 rumah ibadah, 13 fasilitas kesehatan, 16 kantor layanan publik, dan 110 sekolah mengalami kerusakan.
Dampak pada sektor sosial ekonomi cukup signifikan. Lahan produktif ikut terdampak, terdiri dari 3.678 hektare sawah, 3.146 hektare lahan, 199 hektare kebun, dan 10.483 hektare kolam warga.
Kerusakan prasarana vital juga meluas. Tujuh ruas jalan rusak dan 121 jembatan terputus sehingga memutus akses transportasi di beberapa wilayah.
“Pemerintah terus melakukan pendataan dan percepatan pemulihan di seluruh daerah terdampak agar pelayanan dasar kembali berjalan dan aktivitas warga pulih,” ujar Arry Yuswandi. (ys)







