“Jadi melihat kondisi keuangan pemerintah kota Pangkalpinang saat ini, kita sudah bersurat dengan Kemenkeu, dan masih menunggu balasan dari kemenkeu dan kemenpan bagaimana prioritas yang diperintahkan,” jelasnya.
Tapi ia menyebutkan walaupun tidak ada penerimaan PPPK masih ada CPNS dan nantinya akan seperti apa pemerintah kota Pangkalpinang mengimbau harus menerima kenyataan pahit ini dahulu. “Ya kita bicara pahitnya dahulu supaya mereka ini bisa mempersiapkan diri, tapi ini kan masih ada pilihan masih ada tes CPNS,” Bebernya.
Selain itu, terkait soal Kafe buka selama 24 jam, Budi mempertanyakan aturan tersebut. “Karena saya lihat dan pantau masih ada kafe 24 jam buka terus, di sekitar jalan Sudirman dan Ahmad Yani,” kata Budi.
Lebih lanjut, Budi pun menjelaskan bahwa itu perlu kita pelajari belum lagi soal jam kerjanya pegawainya ya masih seputar ketenagakerjaannya. “Belum lagi persoalan ada perempuan yang duduk di kafe tersebut hingga jam 2 malam, tentu ini perlu kita atur, bahkan soal lahan parkir pun akan kita atur,” ujar Budi. (rea)







