“Pada tahap berikutnya, mereka akan dipindahkan ke rumah permanen yang dibangun oleh kementerian perumahan,” tambahnya.
Menanggapi perkiraan awal biaya pemulihan, Presiden Prabowo mengatakan bahwa perhitungannya “mirip”, tanpa menjelaskan apakah ia akan menyetujui pengeluaran tersebut atau tidak.
“Intinya, kita memiliki kapasitas dan kita akan melakukannya dengan cermat dan berusaha sebaik mungkin untuk mengelolanya,” kata Prabowo.
Ia juga menambahkan bahwa kondisi di beberapa daerah masih serius, dengan sawah, bendungan, dan sejumlah besar rumah yang terkena dampak.
“Para pemimpin lokal melaporkan bahwa ada cukup banyak rumah yang harus kita bantu bangun kembali,” ujarnya. “Di beberapa tempat, masih ada tantangan,” tambahnya, menekankan bahwa distribusi obat-obatan dan pakaian kepada penduduk juga harus menjadi prioritas.
Pemulihan Sumatra pascabencana ini memerlukan koordinasi yang kuat dan strategi yang tepat untuk memastikan bahwa bantuan dan upaya pemulihan dapat mencapai masyarakat yang paling membutuhkan. (*)







