Lebih lanjut, dirinya menjelaskan sudah mempelajari pengelolaan produksi beras berbasis teknologi. Ia berharap modernisasi tersebut bisa di impelementasikan di Babel ini, sehingga proses produksi yang lebih cepat, dan maksimal sehingga menghasilkan hasil panen yang berkualitas.
“Saya sudah pelajari teknologi modernisasi yang diterapkan negara China bagaimana mereka mengelola produksi berasnya. Saya harapkan kita bisa mencontoh itu,” terangnya.
Dari informasi yang didapati, Pemerintah Pusat sudah menyalurkan bantuan alat pertanian berupa pupuk, biaya olah lahan, dan irigasi yang dikelola oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Babel, dengan total bantuan hingga Rp70 miliar. Selain itu, Pemerintah Pusat juga memberi alat traktor roda dua, alat traktor roda empat, dan pompa air. (*)
Sumber Diskominfo







