REALITA.NEWS — Salah satu fokus arahan Presiden Joko Widodo ialah kedaulatan dan kemandirian digital bangsa Indonesia. Dimana dirinya mengajak seluruh elemen bangsa memanfaatkan konektivitas digital agar dapat menghubungkan Indonesia dengan pola pikir, kesempatan bisnis global, dan masa depan baru. Penyiapan talenta digital yang cakap dalam menghadapi era disrupsi digital, menjadi salah satu penggerak utama pemanfaatan konektivitas digital yang produktif sebagai perwujudan agenda transformasi digital Indonesia.
Untuk mewujudkan hal tersebut tentunya kecakapan dalam bermedia digital sangat dibutuhkan, guna arahan orang nomor satu di Indonesia tersebut dapat terealisasi dengan baik. Cakap bermedia digital sendiri merupakan kemampuan menggunakan teknologi untuk berkomunikasi, berinteraksi, dan berpartisipasi dalam kehidupan. Individu yang cakap bermedia digital dinilai mampu mengetahui, memahami, dan menggunakan:
– perangkat keras dan lunak dalam lanskap digital
– mesin pencarian informasi
– aplikasi percakapan dan media sosial
– aplikasi dompet digital, lokapasar, dan transaksi digital







