Selain itu, Eddy Iskandar juga menyarankan agar dilakukan efisiensi secara lebih ketat terhadap pengelolaan keuangan daerah. “Kita sudah bersama-sama mengurangi belanja daerah termasuk biaya perjalanan dinas dan sebagainya. Tapi juga harus ada efisiensi dari organisasi perangkat daerah,” ujarnya.
Eddy juga meminta kepada pemerintah daerah untuk mengkaji lagi perangkat daerah terutama UPT-UPT yang ada di Kabupaten/ Kota yang tidak efektif, atau yang tidak terlalu memberi manfaat langsung kepada masyarakat. “Apakah itu akan dilakukan penggabungan maupun pengurangan seperti itu. Termasuk komite-komite yang ada akan kita kaji untuk dikurangi atau digabungkan, kita juga minta agar dikaji ulang,” tutupnya. (rea)







