Sejak kalah 0-1 dari Kolombia pada 22 Maret 2024, Spanyol tak pernah kalah dalam 37 pertandingan.
Dan sejak seri 2-2 melawan Turki dalam kualifikasi Piala Dunia 2026 pada 18 November 2025, tak pernah kebobolan lebih dari satu gol dalam 11 laga terakhirnya.
Sedangkan dalam 37 laga terakhirnya Argentina sudah tiga kali kalah dari Kolombia, Paraguay, dan Ekuador.
Namun sejak dikalahkan Ekuador 1-0 pada 9 September 2025, Argentina tak terkalahkan dalam 14 pertandingan. Sepanjang masa ini mereka dua kali kebobolan lebih dari satu gol, yakni saat dilawan Tanjung Verde dan Mesir pada Piala Dunia 2026.
Tapi Spanyol harus tahu, terakhir kali tim Eropa mengalahkan Argentina terjadi delapan tahun silam kala Prancis mengalahkan Argentina 4-3 dalam babak 16 besar Piala Dunia 2018.
Spanyol juga kalah 1-2 dari Argentina pada fase grup Piala Dunia 1966, yang menjadi satu-satunya pertemuan kedua tim dalam turnamen Piala Dunia. Walau begitu, dari total 14 pertemuan di antara mereka, baik Argentina maupun Spanyol sama-sama menang enam kali.
Puncak keseruan
Tapi terlepas cara itu, Albiceleste melebihi La Roja dalam frekuensi menyalurkan umpan. Lionel Messi cs melepaskan total 4.772 umpan yang 4.324 di antaranya akurat. Catatan Rodri cs adalah 4.592 umpan yang 4.156 di antaranya akurat.
Tetapi bukan hanya Rodri yang harus dijaga esktra oleh Argentina, karena masih ada Lamine Yamal, Marc Cucurella, Alex Baena, Mikel Oyarzabal, Dani Olmo, Aymeric Laporte, Pau Cubarsi dan Mikel Merino.
Pemain-pemain itu adalah paling piawai mencetak gol, paling banyak mencetak peluang, paling sering mengirimkan umpan silang, paling aktif bergerak dari lini ke lini, paling rajin membuka ruang serangan, paling intens melakukan pressing, dan paling kuat dalam menjelajahi lapangan.
Sebaliknya, Argentina lebih terpusat ke segelintir pemain, khususnya Lionel Messi,
Selain sudah mencetak 8 gol atau 42 persen dari total gol Argentina dan 34 peluang atau 30 persen dari 113 total peluang Argentina, Messi juga berkontribusi bagi 63 persen gol Argentina, berkat tambahan 4 assist darinya.
Prospek saling awas dan saling jaga seperti itu mengindikasikan laga ini akan menjadi puncak keseruan Piala Dunia 2026.
Mungkin ini kesempatan terakhir Argentina bersama Lionel Messi menjadi juara dunia kembali, tapi perjalanan mengesankan Spanyol dengan permainan menyerangnya yang indah, terlalu sayang jika dilalui tanpa trofi juara dunia. (*)
(Sumber hariansinggalang)







