Hal ini juga mengharuskan otoritas Saudi untuk memperkenalkan aturan dan fasilitas khusus selama Ramadhan.
Sedangkan pengunjung Masjidil Haram yang tidak menunaikan umrah tetap bisa mengakses tawaf di lantai atas selama Ramadhan. Sebagai bagian dari persiapan menyambut bulan suci Ramadhan, pemerintah Arab Saudi juga tengah menyiapkan nama-nama imam yang akan memimpin salat Tarawih dan Tahajud khusus selama Ramadhan.
Melansir dari Inside the Haramain pada Jumat, 8 Maret 2024, empat imam dipastikan memimpin salat sunah malam itu, yakni Imam Besar Masjidil Haram, Syekh Abdur Rahman Al Sudais, Syekh Abdullah Awad Al Juhany, Syekh Maher Al Muaiqly, dan Syekh Bandar Baleelah.
Masjidil Haram akan menyelenggarakan salat Tarawih dan Witir 13 Rakaat pada Ramadhan ini. Dengan rincian 10 rakaat sholat tarawih dan diakhiri dengan 3 rakaat sholat witir. (rn/viva)







