Example floating
Example floating
PANGKALPINANG

Pemprov Babel Ingin Anak Tak Sekadar Main Gadget, Tapi Kuasai Coding dan AI

11
×

Pemprov Babel Ingin Anak Tak Sekadar Main Gadget, Tapi Kuasai Coding dan AI

Sebarkan artikel ini
Foto : Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Saipul Bakhri,

PANGKALPINANG – Transformasi digital tak cukup hanya melahirkan generasi yang mahir menggunakan teknologi. Anak-anak juga perlu dibekali kemampuan menciptakan inovasi digital agar mampu bersaing di masa depan.

Harapan itu disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Saipul Bakhri, saat menghadiri grand opening Timedoor Academy Pangkalpinang, Sabtu (4/7).

Menurut Saipul, kehadiran lembaga pendidikan nonformal yang mengajarkan coding dan Artificial Intelligence (AI) bagi anak-anak tersebut menjadi angin segar dalam mendukung peningkatan kompetensi digital generasi muda di Bangka Belitung.

“Kami sangat mengapresiasi hadirnya Timedoor Academy. Ini menjadi langkah positif untuk menyiapkan generasi yang mampu berkreasi dan berinovasi di era digital,” ujarnya.

Dia menilai perkembangan teknologi berlangsung sangat cepat dan telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan.

Karena itu, pengenalan coding dan AI sejak usia dini dinilai penting agar anak-anak tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga mampu menghasilkan karya dan solusi digital.

“Kita ingin anak-anak bukan hanya pintar memakai aplikasi, tetapi juga mampu membuat aplikasi, menciptakan teknologi, bahkan melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Meski demikian, Saipul mengingatkan bahwa penguasaan teknologi harus diimbangi dengan pembentukan karakter. Menurutnya, kemampuan digital tanpa didukung etika dan tanggung jawab tidak akan memberikan manfaat yang optimal.

“Teknologi memang penting, tetapi karakter tetap menjadi pondasi. Anak-anak harus diajarkan memanfaatkan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab,” tegasnya.

Dia mengungkapkan, materi mengenai Artificial Intelligence kini mulai diperkenalkan dalam pembelajaran sebagai bagian dari penguatan kompetensi digital peserta didik.

Langkah itu dinilai penting mengingat perkembangan teknologi berlangsung sangat cepat dan terus berubah.

“Kalau teknologi digital ini perkembangannya sangat cepat, bahkan bisa berubah dalam hitungan jam atau hari. Karena itu kemampuan digital harus terus diperbarui,” jelasnya.

Selain siswa, peningkatan kompetensi guru juga menjadi perhatian. Saipul berharap lembaga pendidikan teknologi seperti Timedoor Academy dapat menjalin kolaborasi dengan sekolah-sekolah untuk memperkuat kemampuan guru dalam mengikuti perkembangan teknologi.

“Jangan sampai murid sudah jauh lebih menguasai teknologi, sementara gurunya masih tertinggal. Kita ingin guru dan siswa sama-sama berkembang menghadapi era digital,” ucapnya.

Menurut dia, sinergi antara pemerintah, sekolah, dan lembaga pendidikan teknologi menjadi modal penting dalam menyiapkan sumber daya manusia Bangka Belitung yang mampu bersaing di tingkat global.

“Harapan kami, anak-anak Babel mampu menjadi generasi yang kreatif, inovatif, menguasai teknologi, tetapi tetap memiliki karakter yang kuat,” pungkasnya. (Rea)

 .

Baca Juga:  Pemkot Pangkalpinang Berkomitmen Memperbaiki Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis

Tinggalkan Balasan

slot777 https://www.olx69.us.com/ https://olx69.uk.com/ olx69 olx69 olx69