PANGKALPINANG (realita.news) – Ratusan warga yang didominasi emak-emak di wilayah Kecamatan Gabek menyerbu gerakan pasar murah di halaman Kecamatan Gabek Kota Pangkalpinang, Rabu (11/2/2026). Emak-emak ini rela mengantri untuk mendapatkan sembako, diantaranya beras, minyak goreng, gula pasir, bawang, cabai dan buah buahan.
Gerakan pangan murah dibuka langsung Walikota Pangkalpinang, Saparudin, sekitar pukul 08.00 WIB pagi digelar untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah menjelang Imlek dan Bulan Suci Ramadan 1447 H.
Saparudin mengatakan pemerintah ingin menjaga harga kebutuhan pokok tetap stabil. Menurutnya, menjelang hari besar keagamaan biasanya harga sembako naik. Karena itu, pemerintah hadir untuk membantu masyarakat. “Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kita ingin harga tetap terjangkau dan pasokan aman. Masyarakat bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dari pasaran,” ujarnya.
Menurut Walikota Pangkalpinang, program ini tidak hanya membantu warga, tetapi juga bagian dari upaya menekan inflasi daerah. Pemerintah berusaha menjaga keseimbangan harga, baik di tingkat pedagang maupun pembeli. “Ke depan program pangan murah akan kita kembangkan menjadi gerakan ketahanan pangan yang lebih luas. Artinya, pemerintah tidak hanya menjual murah saat momen tertentu, tetapi juga memastikan ketersediaan dan distribusi bahan pokok tetap aman sepanjang waktu,” jelasnya.







