JAKARTA (realita.news) – Retret kepala daerah gelombang II akan digelar di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengungkap retret akan diikuti sebanyak 87 kepala daerah di Indonesia.
“Retret gelombang kedua akan diikuti oleh 87 kepala daerah dan wakil kepala daerah. Yang terdaftar itu 93, tetapi kami menerima enam surat permohonan untuk tidak mengikuti karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan. Memang kalau dipelajari, kondisinya memang tidak memungkinkan begitu,” ungkap Bima saat meninjau persiapan retret di IPDN Jatinangor, seperti dilansir detikJabar, Sabtu (21/6/2025).
Enam orang kepala daerah yang berhalangan itu adalah Wali Kota Serang, Budi Rustandi; Bupati Mamberamo Tengah, Yonas Kenelak; Wakil Bupati Bengkulu Utara, Sumarno. Kemudian, Wakil Bupati Buton Tengah, Muhammad Adam Basan; Wakil Bupati Melawi, Malin; dan Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono.
Sementara itu, satu kepala daerah lainnya yang tidak hadir yakni Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo. “Kepala daerah yang ikut retret kedua ini ada 86 orang ya. Tadinya 87, dikurangi Gubernur Papua Pegunungan yang mengalami musibah ibunya wafat . Jadi 86 orang,” ucap Bima.
Kemendagri, kata Aria Bima, juga menggelar pemeriksaan kesehatan kepala daerah. Pemeriksaan kesehatan sebagai salah satu persiapan para kepala daerah sebelum menjalani retret gelombang II. Pemeriksaan kesehatan digelar di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Dalam Negeri (BPSDM Kemendagri), Jakarta Selatan, Sabtu (21/6/2025). Pemeriksaan kesehatan kepala daerah ini dimulai hingga sore hari ini.
Kepala daerah yang telah menjalani pemeriksaan kesehatan di antaranya Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra, Wagub Bangka Belitung Hellyana, serta Bupati dan Wakil Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Mus dan La Ode Yasir. Beberapa kepala daerah lainnya masih dalam proses menjalani pemeriksaan kesehatan.







